cool hit counter

PDM Kota Lhokseumawe - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Lhokseumawe
.: Home > Berita > Kobar-GB: Hentikan Penerimaan Guru Bukan Pendidikan Khusus

Homepage

Kobar-GB: Hentikan Penerimaan Guru Bukan Pendidikan Khusus

Selasa, 29-12-2011
Dibaca: 2639

Lhokseumawe, 29/12 (ANTARA) - Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengharapkan kepada pemerintah melalui dinas teknisnya untuk menghentikan praktek penerimaan tenaga pendidik yang bukan dari kependidikan khusus guru.

Ketua Kobar-GB Kota Lhokseumawe Armanawi di Lhokseumawe, Kamis mengatakan, hal itu sangat penting diperhatikan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ia menyebutkan, ada sekolah yang menerima tenaga pendidik dari jalur pendidikan lain, bukan dari jalur khusus guru, bahkan ada yang tamatan SMA, sambil berbakti pada sekolah tersebut sambil kuliah untuk menyesuaikan golongan apabila ada pengangkatan.

Bahkan lulusan sarjana dari disiplin ilmu lain karena sulit mendapat lowongan kerja sesuai bidangnya, kemudian menjadi guru sebagai profesi pelarian, ujarnya.

Kondisi tersebut, justeru akan merugikan dunia kependidikan sendiri, karena penerimaan tenaga kependidikan bukan dari jalur khusus, kependidikan akan berimbas pada kemampuan peserta didik.

Dikatakan, bila jalur pendidikan khusus guru, telah didik segala macam ilmu tentang pendidikan dan kemampuan memahami karakter siswa yang selanjutnya bukan saja mampu mentrasformasikan pengetahuan kepada anak didik, namun diarahkan juga untuk mendidik agar siswa bisa mengubah perilaku menjadi baik.

Oleh karena itu, sangat diharapkan kepada pemerintah melalui dinas terkaitnya, agar mengawasi setiap penerimaan guru bakti ataupun honorer untuk membantu pendidikan di sekolah, agar benar-benar menerima tenaga pendidik yang dilatar belakangi pendidikan khusus guru.  
Apabila ada tenaga bakti atau honorer yang sudah mengabdi menjadi guru namun bukan berasal dari lulusan keguruan, supaya saat diangkat menjadi PNS, jangan ditempatkan sebagai guru akan tetapi ditempatkan sebagai tenaga administrasi sesuai dengan latar belakang pendidikannya saja, harapnya.

Karena, katanya, tujuan pendidikan bukan sebatas mentrasformasikan pengetahuan saja, tapi lebih daripada itu adalah  membentuk peserta didik yang lebih berkarakter sesuai dengan agama dan moral bangsa.

Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut harus benar-benar dilakukan oleh guru yang profesional dengan latar belakang pendidikannya juga khusus guru, katanya.


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website